Sabtu, 30 Desember 2017

Peningkatan SDM Melalui Keluarga; 10 Segi Kesejahteraan Kelurga

10 segi kesejahteraan keluarga diantaranya adalah
1.       Hubungan Intra-Antar Keluarga
2.       Bimbingan Anak
3.       Makanan
4.       Pakaian
5.       Perumahan
6.       Kesehatan
7.       Keuangan
8.       Tatalaksana Rumah Tangga
9.       Keamanan Lahir Batin
10.     Perencanaan Sehat

          Dari 10 Segi Kesejahteraan Keluarga saya akan membahas poin 3 yaitu Makanan lebih dalam lagi dalam peningkatan SDM melalui keluarga.

          Makanan adalah kebutuhan pokok yang paling utama dibutuhkan oleh setiap makhluk hidup. Tanpa pangan, manusia tidak akan bisa bertahan hidup. Pangan juga berfungsi sebagai pemberi nutrisi bagi pertumbuhan seseorang. Oleh sebab itu, makanan yang layak dan sehat adalah kebutuhan setiap orang. Pangan tersebut berupa sembako (sembilan bahan pokok: Beras, sagu, dan jagung; gula pasir; sayur-sayuran dan buah-buahan; daging; minyak goreng dan margarin; susu; telur; minyak tanah atau LPG; dan garam beriodium dan bernatrium).
Kini, fungsi pangan tidak sebatas sebagai alat pengganjal perut saja. Tetapi juga digunakan sebagai alat untuk memberikan asupan nutrisi yang baik bagi tubuh dan juga sebagai salah satu alat pemuas hidup (contohnya adalah makanan yang enak). Selain itu, pangan juga bisa sebagai alat penunjuk status sosial. Seperti orang yang membeli nasi di warung beda status sosialnya dengan orang yang membeli nasi di restoran mewah.
Dalam kelurga makanan adalah hal yang penting untuk membantu petumbuhan anak, dalam segi fisik mupun psikologi anak tersebut. Kita bisa mulai mengenalkan makanan sehat sejak anak kita lahir. Memberikan ASI pada anak-anak kita sebenarnya merupakan awal yang baik untuk memulai. Seperti kita ketahui, ASI merupakan makanan terbaik dan tidak bisa ditandingi dengan susu formula semahal apapun. Setelah anak berusia 6 bulan dan siap mendapatkan MPASI (makanan pendamping ASI), maka hendaknya kita memilihkan mereka makanan yang alami dan sehat. Meskipun banyak makanan instan yang sangat praktis, namun makanan pendamping ASI buatan sendiri lebih variatif dan kaya dengan zat-zat gizi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan anak. Semakin bertambah umur anak, kebutuhan mereka pun semakin meningkat, karena anak-anak kita mulai sekolah dan memiliki banyak aktivitas yang menyita tenaga dan pikiran. Untuk itu, tetap pantau pola makan anak, jangan sampai anak berangkat sekolah tanpa sarapan, dan ingatkan anak untuk tidak terlambat makan meski banyak kegiatan. Apalagi saat ini makin banyak kasus sakit gastritis (maag) yang menyerang anak usia sekolah.
Memakan makanan yang memiliki serat tinggi. Kebiasaan makan sayur dan buah masih sangat kurang di kalangan masyarakat Indonesia. Rata-rata konsumsi serat pangan penduduk Indonesia baru memenuhi 10,5 gram per hari, ini berarti hanya memenuhi kebutuhan serat sekitar sepertiga dari kebutuhan serat yang ideal (30 gram) setiap hari. Hal ini mengakibatkan penyakit degeneratif (penyakit ketuaan), seperti penyakit jantung, stroke, dan lain-lain meningkat tajam. Serat memiliki banyak manfaat antara lain : meningkatkan kesehatan saluran pencernaan dengan cara meningkatkan motilitas (pergerakan) usus besar, memperlancar proses buang air besar, mengurangi risiko wasir (ambeyen), dan mencegah kanker usus besar. Makan sayur dan buah dalam jumlah yang cukup juga berfungsi ganda , yaitu selain sebagai sumber serat juga merupakan sumber vitamin dan mineral, yang kesemuanya itu dibutuhkan untuk pemeliharaan kesehatan tubuh yang optimal.
Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan ketika memilih sayur dan buah, tentunya supaya manfaat yang diperoleh bisa maksimal. Berikut ini ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memilih buah :
·         Pilihlah buah yang masak dan utuh. Buah yang masak optimal memiliki rasa manis yang segar.
·         Pilihlah buah yang memiliki kulit yang licin, segar, dan tidak keriput.
·         Warna buah harus terlihat segar dan padat.
·         Pilihlah buah yang berbau harum (untuk beberapa jenis buah tertentu)
·         Belilah buah tepat pada musimnya.

Sedangkan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika memilih sayuran, antara lain :
·         Sayuran daun, pilihlah yang masih utuh dan segar, berwarna cerah, belum menguning, dan tidak buram. Batang daunnya dapat dipatahkan dengan mudah dan tulang-tulang daunnya masih terlihat jelas.
·         Sayuran buah, pilihlah yang masih utuh, tidak pecah atau memar, tidak berair, serta tidak lunak dan berbau busuk. Pilihlah yang sudah tua atau masak (untuk cabai dan tomat), serta yang masih muda (untuk terung dan labu)
·         Sayuran polong, Pilihlah polong yang masih muda, tidak berlubang-lubang, atau berbintik-bintik, berbentuk silindris, berwarna hijau tua, dengan batas antara biji polong belum terlihat jelas. Pilihlah yang dapat dipatahkan dengan mudah dan tidak berlendir. Sedangkan untuk polong yang diambil bijinya, pilih yang sudah tua.
·         Sayuran umbi, pilihlah umbi yang tidak berlubang-lubang, tidak lunak atau berair, kulit umbi tidak terluka atau memar. Untuk kentang, pilihlah yang tidak berlekuk agar pengupasannya mudah. Untuk bawang merah dan bawang putih, pilihlah yang kering tapi tidak keriput. Untuk wortel, pilihlah yang masih muda dengan warna jingga cerah.

Makanan yang berkalsium. Kalsium tak hanya terdapat pada susu, yoghurt, keju atau produk susu olahan lainnya. Makan ikan bersama tulangnya juga bisa mencukupi kebutuhan kalsium. Kerry Neville, R.D., seorang nutritionist asal Amerika mengatakan tujuh ikan sarden fillet bisa menyuplai 321 miligram, atau sekitar 1/3 dari kebutuhan kalsium harian. Begitu juga dengan 3 ons ikan salmon kalengan, memenuhi 18 persen kebutuhan. Sumber kalsium lainnya adalah tofu, di mana dalam 1/2 cangkir mencukupi hingga 25 persen.
Potassium. Selama ini pisang dan kentang yang dikenal punya kandungan potassium tinggi. Tapi mineral yang penting untuk menjaga fungsi hati dan ginjal ini juga tekandung dalam pasta tomat, kerang, tumbuhan polong (kadang kedelai, polong hijau, lentil) dan yoghurt. Potassium juga terdapat pada ikan halibut dan tuna.
Vitamin A. Vitamin yang baik untuk menjaga kesehatan mata ini biasanya terkandung pada wortel, labu kuning, tomat, blewah atau sayuran serta buah berwarna oranye lainnya. Tapi bayam ternyata juga mengandung vitamin A. Dalam satu cangkir sayur bayam, bisa memenuhi setengah dari kebutuhan akan vitamin A. Begitu juga polong hitam dna brokoli kukus.
Vitamin C. Banyak orang lebih mengenal jeruk, jambu biji atau paprika merah sebagai sumber vitamin C. Tapi ternyata vitamin yang berperan sebagai aintioksidan untuk melindungi tubuh dari radikal bebas ini juga terdapat pada brokoli. Dalam satu cangkir brokoli yang sudah dipotong-potong, cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C sepanjang hari. Variasikan kecukupan vitamin C per harinya dengan sumber lain seperti kiwi, kembang kol, tomat atau kubis.
Zat Besi, Zat besi berfungsi membantu mengalirkan oksigen ke sel-sel tubuh. Zat ini biasa ditemukan dalam bayam, daging merah dan hati ayam. Tapi apabila Anda seorang vegetarian atau tidak ingin terlalu banyak mengonsumsi protein hewani, bisa menggantinya dengan kacang-kacangan, polong hijau/hitam, kacang kedelai atau lentil. Satu cangkir kedelai atau lentil yang dimasak bisa memenuhi sekitar 48 persen kebutuhan zat besi harian.
Zinc. Tiram disebut-sebut sebagai makanan paling kaya zinc. Tapi mineral yang berperan besar dalam mempertahankan fungsi imun dan mempercepat proses penyembuhan luka ini juga banyak terdapat pada dada ayam, yoghurt, tumbuhan polong dan kacang mete. Dalam satu cangkir tumbuhan polong atau 8 ons yoghurt bisa memenuhi kebutuhan zinc hingga 10 persen per harinya.

Itulah hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memberikan makanan kepada anak, nutrisi yang sesuai. Anak sebagai generasi penerus sudah menjadi tugas keluarga agar mereka menjadi SDM yang berkualitas. Peran orangtua sangat penting dalam tumbuh kembang anaknya.  Jika makanan nya sudah sehat, maka anak dapat beraktifitas dengan baik, terhindar dari penyakit dan dapat berikir lebih cerdas lagi. Karena makanan menpengaruhi pola pikir dan juga kebugaran jasmani kita.


Minggu, 20 Agustus 2017

Pahlawan yang menjadi inspirasi, Cut Nyak Dien; Perempuan Aceh

Perempuan Aceh


                Cut Nyak Dien lahir pada tahun 1848 dari keluarga bangsawan Aceh.  Cut Nyak Dien adalah perempuan Aceh bernyali singa, dikenal ketangguhannya karena banyak terlibat langsung dalam perjuangan merebut kemerdekaan. Beliau tidak pernah menyerah, meski sudah ditinggal dua kali oleh sang suami yang gugur di medan perang, yaitu Teuku Ibrahim dan Teuku Umar.

            Yang meng-inspirasi saya, kerena beliau adalah seorang perempuan Aceh sama seperti saya, dan walaupun seorang perempuan beliau tidak pernah menyerah berjuang, karena kecintaannya pada bangsanya membuat saya ingin melakukan hal yang sama seperti beliau. Walaupun dalam konten yang berbeda, seperti mencintai Indonesia dan tetap melestarikan kebudayaannya, dan sebagai mahasiswa saya akan giat belajar dan mengubah negara ini menjadi negara yang lebih maju. Dan tidak menyia-nyiakan pegorbanan yang telah dilakukan oleh perempuan Aceh Cut Nyak Dien.

            Tidak hanya berjuang dalam melawan penjajah Cut Nyak Dien sebagai seorang muslimah merupakan penghapal Al-Qur'an yang piawai, hingga akhir hayat nya beliau mengisi waktu dengan mengajarkan ilmu agama bagi masyarakat sekitarnya. Itu juga membuat saya sebagai seorang muslimah untuk terus belajar membaca dan menghapal Al-Qur'an, terus memperdalam ilmu agama dan  sebagai mahasiswa pendidikan untuk membaktikan ilmu yang saya miliki kepada orang-orangdari di sekitar saya.


            Beliau lah Cut Nyak Dien, Pahlawan Nasional Indonesia yang membuat saya sebagai perempuan Aceh untuk terus berjuang, mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia, lalu sebagai muslimah terus memperdalam ilmu Agama, dan selalu membagikan ilmu yang saya miliki sebagai mahasiswa pendidikan.